Rakasiwi Production EO Festival Reyog 2026 : Biaya 4,4 Milyar, Dari Tiket 673 Juta, APBD 500 Juta, Selebihnya??

PONOROGO,SW_ Bila Even  Organizer (EO)sebelumnya selalu mengeluhkan rugi atau impas beda dengan yang disampaikan oleh Galih Rakasiwi. CEO Rakasiwi Production ini mengaku bahwa dirinya bisa menghadirkan tampilan Festival Reyog tahun 2026 dengan lebih meriah dari tahun sebelumnya dan tidak rugi. 

Bahkan Galih mengungkapkan awalnya dirinya diremehkan diragukan oleh banyak pihak. Dirinya banyak mendengar Pemda Ponorogo bertaruh bahwa mengelola even 7 hari dan merupakan even andalan Ponorogo diberikan kepada EO yang belum jelas pengalamannya. 

" Akhirnya semua bilang saya temene Galih, pengen ikut join, berikan penawaran baru, semua puas dan tidak ada rasan rasan ketidakpuasan dari penyelenggaraan" ungkapnya saat ditemui 

Galih bahkan terang terangan merinci biaya yang dibutuhkan dari penyelenggaraan Festival Reyog Ponorogo sebesar 4,4 milyar didukung pemasukan tiket total 763 juta dan dana daerah 500 juta yang baru  cair 200 juta selebihnya di janjikan segera cair. 

" Lainnya hanya berbekal relasi jaringan sponsor hingga sukses dan semua merasa bahwa penyelenggaraan even festival reyog alon alon tersaji dengan luar biasa" jelasnya. 

Disisi lain Galih ungkapkan bahwa ini merupakan kebanggaan dan bukti bahwa orang lokal warga Ponorogo sendiri bisa  gelar even kebanggan warga Ponorogo, bukan ambil jauh jauh dari luar kota. 

Kemasannya juga sengaja dibuat serius sehingga bagi warga yang tidak menyaksikan bakalan rugi, karena belum pernah ada tampilan yang seberani ini dalam rangka membuktikan bahwa even festival reyog merupakan kebanggaan dan bukti kemegahan Ponorogo sebagai bumi reyog. 

" Khususnya saat pembukaan dan penutupan, Saya pasang video tron hampir keseluruhan panggung utama sampai atas sampai bawah panggung . Lighting kanan kiri, sound , rigging, mapping , artis yang semua istimewa, semua bisa lihat hasilnya" jelasnya. 

Galih menyebut semua melibatkan warga lokal Ponorogo terutama dari sound dan tata panggung dari Andira Ngrupit Jenangan beserta teman teman lainnya. 

Tidak hanya itu wadah bagi produk dan usaha para UMKM di pamerkan dari video tron yang disediakan sebagai bentuk saling suport pada usaha lokal. 

Bahkan kedepan Galih berjanji akan berikan tampilan yang berbeda dan tidak kalah menariknya jika dipercaya untuk menggawangi even terbesar di Ponorogo ini. 

" Saya akan menghitung ulang kalkulator saya, dan saya sudah tahu mana kelemahan kekurangan dan koreksi untuk perbaikan kedepan. Karena saya sudah melakukannya di tahun ini" jelasnya. 





0/Post a Comment/Comments

Dibaca :