Rakasiwi Production, EO Grebeg Suro 2026, Tidak Rugi, Pastikan Tampilan Semakin Istimewa Bila Garap Lagi

PONOROGO,SW_ Menjadi pembelajaran baru bagi Galih Rakasiwi dengan bendera Rakasiwi Production terlibat langsung menjadi Even organizer Grebeg Suro 2026. 

Putra asli Ponorogo ini berhasil membuktikan janjinya memberikan tampilan even Greget Suro 2026 khususnya Festival Nasional Reyog Nasional FNRP XXXII dan Festival Reyog Remaja XXI berlangsung sukses. 

Galih menyebut keberadaan pertunjukan di panggung utama alon alon Ponorogo dikemas secara maksimal megah dan meriah sebagai even terbesar tahunan dan kebanggaan bagi warga Ponorogo. 

" Saya hanya janjikan yang tidak lihat Grebeg Suro akan rugi, karena kami menyuguhkan tampilan yang istimewa dan belum pernah di Ponorogo " jelasnya. 

Disoal apakah dirinya rugi atau impas sebagaimana disampaikan ataupun rumor dari EO sebelumnya yang menggarap Greget Suro, Galih Rakasiwi memastikan bahwa dirinya untung meskipun sebagian dana dari pemerintah maupun sponsor belum cair. 

"Menggarap Even Greget Suro pasti untung, dan yakin yang EO bilang minus itu tidak benar" tegasnya

Galih menjabarkan bahwa pada even ini habis total sekitar 4,4 milyar. Sedangkan dari tiket hanya 673 juta selebihnya datang dari sponsor dan pemerintah.

Terlepas dari itu Galih ingin membuktikan bahwa tampilan megah spektakuler bisa dikerjakan oleh orang Ponorogo semua dikerjakan merata dan maksimal oleh warga Ponorogo. 

"Kita buktikan buktikan bahwa orang ponorogo bisa dan hebat." imbuhnya. 

Dalam perjalanan sebagai EO Grebeg Suro Galih memberi catatan terutama pada koreksi terhadap internal khususnya dari pihak Pemkab Ponorogo. 

Dirinya berharap dengan kerjasamanya yang benar dan cepat baik dalam hal administrasi maupun perizinan lainnya pastinya Ponorogo lebih keren dan maksimal dalam even penyelenggaraan Grebeg Suro. 

Galih juga menyebut perlu ada pembenahan dan koreksi atas banyak tim atau kepanitiaan yang terpisah kurang terkoordinir sehingga perlu diselaraskan dan tata ulang. 

"Penataan ulang berbagai masalah bisa saling mengerti dan bisa dikoordinasikan lebih baik lagi. Termasuk keberadaan volunteer yang harusnya kedepan di bahwa kendali EO" Jelasnya. 

Dirinya mengaku tidak kapok dan siap untuk menjadi even organizer lagi jika diparashi oleh Pemda Ponorogo. Dengan tampilan yang beda dan lebih istimewa

"Kalau diajak lerjasama lagi, saya akan hitung lagi kalkulator saya. Dan harus tampil lebih baik lagi Akan rubah sistem dan manajemennya lagi, karena dengan pengalaman ini saya bisa tahu kelemahan nya." terangnya. 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :