Agenda serap aspirasi ini selain dihadiri Hj Atika Banowati, juga ada Soleh stap ahli dari H. Ali Mufti anggota DPR RI Fraksi Golkar , H. Sijud Badowi, S. Sos Kades Karang Gebang dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya kades berharap masyarakat tetap semangat dan bersinergi dalam membangun desa. Dirinya mengakui keberadaan Partai Golkar khususnya memberi banyak kontribusi positif bagi pembangunan desanya. Baik dalam pengadaan pembangunan infrastruktur maupun sektor lainnya.
Sementara Soleh menjelaskan bahwa dari aspirasi yang disampaikan dan ditindaklanjuti untuk desa Karang Gebang diantaranya adalah pisue yang ditempatkan di puh limo. Hippa dan saluran air, dan yang proses normalisasi sungai.
"Pak Ali insyaallah dari awal sampai sekarang masih nyambung. Hal ini untuk tetap dijaga dalam rangka membangun desa Karanggebang." ungkapnya.
Sementara Hj. Atika memastikan bahwa aspirasi yang disampaikan pada reses ini menjadi bagian penting yang disuarakan oleh masyarakat untuk ditindak lanjuti oleh anggota dewan khususnya partai Golkar. Dirinya menyebut keberadaan Partai Golkar bersinergi dari atas sampai bawah, sehingga dipastikan tidak rugi ikut golkar.
"Sekarang semua program masyarakat harus dari reses. Semoga forum ini juga bisa mewakili masyarakat di sekitar Jetis" ungkapnya.
Atika berharap kepada masyarakat secara umum untuk bisa cerdas dalam memilih wakil rakyat , yang mengerti kebutuhan dan mau turun kepada masyarakat sebagaimana yang dilakukan oleh Partai Golkar.
" Diperhatikan ada yang datangnya cuma lima tahun sekali. Cuma kasih uang, setelah itu lupa. Kita berharap masyarakat cerdas pintar dalam memilih wakil" jelasnya.
Dari serap aspirasi yang dilakukan ini para warga semangat memberikan usul dan permohonan untuk pembangunan fisik dan sarana prasarana.
Aspirasi warga mulai dari kelengkapan sarana dan bangunan sekolah serta infrastruktur berupa jalan desa dan antar desa menjadi masukan untuk dijadikan bahan diusulkan melalui Hj. Atika Banowati, SH anggota DPRD Jawa Timur Fraksi Golkar Dapil XI ( Ponorogo, Magetan, Ngawi, Trenggalek dan Pacitan)
Posting Komentar