Ponorogo – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja penuh di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (4/7/2026). Rangkaian kegiatan yang padat tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memastikan kebijakan nasional benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pangan, kesehatan, dan pendidikan.
Sejak pagi, Dr. Hanif Faisol yang juga merupakan Anggota Dewan Pakar PAN mengawali agenda sebagai pembicara dalam Wisuda Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO). Di hadapan para wisudawan, ia mengajak generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang mampu menjawab tantangan bangsa, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui inovasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Usai menghadiri wisuda, rombongan melanjutkan agenda peletakan batu pertama pembangunan Klinik Pratama Al Manar, sebuah langkah strategis dalam memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan primer yang mudah dijangkau masyarakat.
Agenda berikutnya adalah panen jagung di Desa Pijeran, Kecamatan Siman, sebagai simbol dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas pertanian. Dari lokasi panen, Wamenko kemudian menuju Desa Slahung, Kecamatan Slahung, untuk menghadiri temu kader dan relawan PAN sebelum melanjutkan perjalanan menuju Solo.
Dalam dialog bersama kader dan relawan, Dr. Hanif Faisol menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus bekerja secara sungguh-sungguh untuk menghadirkan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
"Ketahanan dan swasembada pangan bukan sekadar target pemerintah, tetapi merupakan fondasi utama kemandirian bangsa. Karena itu pemerintah terus memberikan perhatian penuh kepada petani melalui berbagai kebijakan yang berpihak pada peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan stabilitas pangan nasional," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah daerah, perguruan tinggi, penyuluh pertanian, relawan, hingga masyarakat. Ia mengajak seluruh kader PAN untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai penghubung aspirasi rakyat sekaligus penggerak pembangunan.
Turut mendampingi dalam seluruh rangkaian kegiatan tersebut Dr. Suli Da'im, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur, Dr. Basuki selaku utusan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Wahyudi Purnomo, Ketua DPD PAN Ponorogo yang juga Anggota DPRD Ponorogo, serta dr. Burhanudin, Anggota DPRD Ponorogo.
Dalam sambutannya saat temu relawan, Dr. Suli Da'im menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Wamenko Bidang Pangan di Ponorogo. Menurutnya, kehadiran pejabat pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada penyelesaian persoalan rakyat.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wamenko Dr. Hanif Faisol yang berkenan hadir langsung menyapa kader, relawan, dan masyarakat Ponorogo. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendengar secara langsung kondisi masyarakat, bukan hanya menerima laporan di atas meja," ujar Suli Da'im.
Ia juga menyampaikan salam dan permohonan maaf ketua DPW Dr. Ahmad Riski Sadig yang tidak bisa secara langsung hadir membersamai karena ada tugas mendadak ke Medan Sumut, Suli Da'im juga menambahkan bahwa agenda Wamenko yang menyentuh dunia pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian dalam satu hari menunjukkan pembangunan nasional harus dilakukan secara terpadu.
"Pangan, kesehatan, dan pendidikan merupakan tiga pilar utama pembangunan manusia. Ketiganya tidak bisa dipisahkan. Ketika petani sejahtera, pelayanan kesehatan semakin baik, dan kualitas pendidikan meningkat, maka fondasi menuju Indonesia yang maju akan semakin kokoh," tegasnya.
Suli Da'im juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan kepada pemerintah dalam menjalankan program strategis nasional.
"Kita doakan semoga Bapak Wamenko Dr. Hanif Faisol senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah membantu Presiden Prabowo mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Kunjungan kerja tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya program yang dirancang, tetapi juga dari kesediaan para pemimpin untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi secara langsung, serta memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
Melalui rangkaian kegiatan di Ponorogo, pemerintah sekaligus mengirimkan pesan bahwa swasembada pangan bukan hanya agenda sektor pertanian semata, tetapi merupakan gerakan nasional yang memerlukan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Perguruan tinggi, tenaga kesehatan, petani, relawan, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaulat di bidang pangan.
Posting Komentar