Kegiatan ini menggandeng NU Care Lazis NU PCNU Ponorogo Upzis NU Care Lazis NU MWC Siman. Dengan tema ciptakan generasi cerdas berkah dan berdaya saing. Para anak yatim diajak doa bersama dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah oleh Kyai Nur Sholihin. Dalam ceramahnya Kyai Nur Sholihin menyampaikan kecintaan terhadap anak yatim bisa mengangkat ke surga.
Dirinya juga pesan kepada para wali untuk tetap tegar meskipun sendiri dalam membesarkan anaknya.
" Rumah yang mendidik merawat menghargai
anak yatim dengan baik, maka rumah tersbeut diberkahi dan terbaik." jelasnya.
Anak yatim ibarat masjid bila anak yatim mendapat santunan tidak boleh disalah gunakan. Supaya mendidik merawat anak yatim secara serius.
Sugeng berharap beasiswa ini menjadi pendidikan anak anak lebih tinggi. Untuk mendapat ridho dari Alloh.
"Harapannya bisa pandai dan sukses dari para anak anak yatim. Bisa belajar sungguh sungguh targetnya untuk mengawal dan harapanya bisa masuk sekolah andalan dan kedepan masuk di kedokteran. " jelasnya
"Sugeng mengungkap keterbatasan bukan halangan yang penting semangat pantang menyerah. Meskipun kedokteran biaya mahal, InsyaAllah nanti banyak yang membantu. " tambah Sugeng
Posting Komentar