BONGKAR PROYEK REVITALISASI SEKOLAH: 5 Celah Penting yang Wajib Diperiksa


PONOROGO— Laporan penyelesaian proyek revitalisasi sekolah kerap kali tidak bisa langsung dipercaya begitu saja. Endar Riyanto berharap masyarakat ikut mengawasi untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Ketua Lembaga Pengawas Kebijakan Publik dan Keadilan (LPKPK) Ponorogo ini menengarai ada 5 potensi penyimpangan yang menjadi titik vital yang wajib menjadi perhatian dalam proses pemeriksaan:

Harga Material

   Panduan mewajibkan P2SP dan tim teknis untuk melakukan survei harga upah dan material di sekitar lokasi proyek. Penetapan harga harus mempertimbangkan aspek ketersediaan, kualitas, serta biaya pengiriman. Penting untuk mengecek apakah harga yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah sesuai dengan hasil survei aktual.

 Volume Pekerjaan

   Pemeriksaan tidak boleh hanya mengandalkan angka di atas kertas. Pengukuran fisik secara langsung di lapangan harus dilakukan untuk memastikan ukuran meter, jumlah unit, luas, hingga volume material yang benar-benar terpasang. Seluruh penggunaan dana bantuan wajib disesuaikan dengan menu dan volume pekerjaan yang diterima.

 Material dan Pengadaan

   Acuan pemeriksaan mengandalkan Buku Material, dokumen pemeriksaan barang/jasa, serta Berita Acara Serah Terima (BAST) pengadaan. Dengan dokumen tersebut, seluruh material yang tercatat dapat ditelusuri kesesuaiannya dengan fisik material yang diterima dan digunakan di lapangan.

 Perubahan RAB

   Jika terjadi perubahan pekerjaan, hal tersebut tidak bisa hanya didasarkan pada alasan lisan. Setiap perubahan jenis, volume, maupun harga harus dicatat secara resmi melalui Berita Acara Revisi Pekerjaan sehingga seluruh histori perubahan dapat ditelusuri dalam dokumen.

 Kesesuaian Uang vs Hasil Fisik

   Laporan akhir 100 persen wajib memuat rincian dana awal, penggunaan dana, sisa dana, bukti pengeluaran, serta bukti foto atau video dari pekerjaan yang telah rampung. Tahap ini menjadi kunci untuk membandingkan kesesuaian antara dokumen keuangan dengan kondisi fisik bangunan yang sebenarnya.
Pemeriksaan proyek revitalisasi tidak cukup hanya dengan menanyakan besaran anggaran, melainkan harus ditelusuri hingga pada pembuktian fisik dan kesesuaian dokumen di lapangan.

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :