PONOROGO,SW_ Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya kabar dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang warga di Desa Watubonang Badegan.
Informasi tersebut mendadak tular dan menjadi bahan perbincangan hangat warganet setelah diunggah oleh salah satu akun media sosial.
Dalam unggahan yang diunggah oleh akun ariel ajja, peristiwa tersebut dituliskan menggunakan bahasa kiasan dan kiasan jenaka khas lokal, yakni "nyuluh kodok kliru nyolong apem".
Unggahan bernada sindiran tersebut langsung menyita perhatian publik dan telah dibaca ratusan kali dalam waktu singkat.
Berdasarkan konfirmasi kepada salah satu warga setempat, kabar mengenai penggerebekan tersebut dibenarkan. Peristiwa penggrebekan itu memang benar-benar terjadi di lingkungan pemukiman warga Watubonang.
"Iya, memang benar ada kejadian penggerebekan itu," ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi.
Yang lebih mengejutkan warga sekitar, sosok yang digerebek dalam insiden tersebut diduga merupakan salah satu tokoh desa setempat.
Sontak hal ini membuat suasana warga makin geger dan menjadi buah bibir.
Sementara kepala dinas Pemerintah Desa Ponorogo Toni Sumarsono menjawab atas hal tersebut.
Ketika ditanya sudah dengar info tokoh desa Watu Bonang Badegan yang kepergok selingkuh olh warga, dirinya menjawab sudah ditangani oleh BPD
"Cuma denger desas desus saja.
Sekarang ditangani BPD kata burung yg sedang terbang" ungkapnya via Whatsapp singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun perangkat desa setempat terkait kronologi pasti maupun tindak lanjut hukum/adat dari insiden penggerebekan tersebut.
Posting Komentar