Dalam rakor MBG yang digelar di gedung Bappeda Litbang, Rabu (11/3/2026). Dirinya mengaku banyak menerima masukan keluhan terhadap menu dan layanan MBG yang dipandang tidak layak bahkan membahayakan.
"La banyak laporan berbagai hal tentang MBG, tak kumpulin semua sek, ya yang aneh aneh ya kena amuk" ungkapnya
Bahkan bila membandel dengan tidak mengindahkan masukan kritik dan saran dirinya tidak segan untuk men suspend terhadap SPPG tersebut.
"Malah bukan ngamuk lagi, kalau sampai ada yg bandel dapurnya kita suspen sementara ( tidak beroperasi sementara )" imbuhnya.
Hj Lisdyarita terus melakukan pemantauan arahan dan pembinaan terhadap keberadaan dapur MBG yang berperan vital terhadap menu sjaian kepada para siswa maupun ibu hamil.
Salah satunya dengan melakukan rakor MBG.
Dirinya berharap keberadaan dapur MBG mempunyai nilai lebih dengan memberikan menu sehat dan memuaskan bagi para siswa. Tidak melulu mengejar untung dan mengundang resiko. Terlebih niatnya adanya MBG adalah untuk perbaikan gizi anak bangsa.
"Dengan dikumpulkan jadi tau permasalahan yang terjadi selama ini di Ponorogo, untungnya tidak terjadi Kejadian Luar Biasa ( KLB)" ujar bunda.
Bunda juga mengharap kepada masyarakat untuk tidak segan memberi masukan kepada nya dengan mengirimkan berbagai keluhannya maupun data yang berhubungan dengan masalah MBG ke media sosialnya.
"Untuk posko aduan nanti kita buat, sementara bisa ke medsos , tiktok kirim pesan ke halo bunda atau ke tiktok @Lisdyarita" Pungkasnya. (Jun/red)
Posting Komentar