Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Ponorogo

PONOROGO,SW_ Peringatan hari Pendidikan nasional adalah moment penting untuk introspeksi. Khususnya pada lembaga pendidikan selaku pengemban amanat dalam mencerdaskan bangsa. 

Hal ini diutarakan oleh Teguh Wiyono pengamat sekaligus praktisi pendidikan. Teguh melihat perlu banyak sentuhan yang lebih mengena dan terasa bagi siswa didik khususnya di Ponorogo dalam rangka peningkatan mutu. 

Dirinya yang juga digadang gadang masuk sebagai calon wakil bupati Ponorogo ini melihat ada celah yang harusnya lebih bisa dioptimalkan dalam peningkatan kualitas pendidikan khususnya di Ponorogo. 

Ponorogo merupakan kota santri dan kota budaya. Dirinya melihat sudah bagus adanya program pendidikan religi ditandai dengan wisuda tahfidz yang menjadikan anak lebih semangat dalam belajar dan menghafal alquran. 

Disisi lain sentuhan pada tradisi reyog sebagai entitas lokal Ponorogo yang orisinil belum disentuh masuk dalam kurikulum di dunia pendidikan. 

Bagaimana memadukan kurikulum tradisi reyog yang merupakan warisan budaya ini bisa menyatu dalam pendidikan juga harusnya diaplikasikan. 

Bisa berupa adanya bentuk kewajiban pembelajaran tari reyog atau penanaman falsafah reyog yang punya nilai luhur. Kalau perlu ada kurikulum reyog dan juga ada even untuk menandai bahwa seluruh anak di usia belajar di Ponorogo mampu cakap dan mengerti tentang kesenian reyog.

Peran serta seluruh elemen juga sangat dibutuhkan. Daya dukung dari instansi pemerintah khususnya bidang terkait juga harus mensuport. Bagaimana sekolah mengalokasikan waktu sumberdaya dan lainnya menjadi bagian penting bagaimana wujudkan Ponorogo sebagai kota pendidikan dan budaya bisa direalisasikan. 

0/Post a Comment/Comments

Dibaca :